Hi, gatau sapaan untuk siapa yang mungkin kalo ada yang baca. Hi.
Malam ini saya membaca tulisan seseorang tentang temannya yang "bunuh diri" akibat depresi. Penyebabnya karena masalah keuangan dan kebencian dari teman dan dirinya sendiri, menurut saya ini menarik tapi saya akan menceritakan tentang diri saya.
Saya seorang yang baru merasakan arti dari menganggur, bukan hal yang menyenangkan namun bukan pula hal yang menyedihkan. Menjadi pengangguran sudah saya pilih beberapa bulan yang lalu semenjak saya mengundurkan diri dari perusahaan yang mungkin memperpanjang kontrak kerja saya, mengapa begitu? Karena saya merasa tidak bisa mengemban tanggung jawab, lalai, ceroboh, bahkan saya tidak bisa mengatur diri saya sendiri.
Tidak punya uang adalah hal yang tidak mengenakan, tinggal dan makan dirumah orang tua yang setiap hari menyarankan untuk segera bekerja adalah hal yang saya benci. Saya bahkan belum mengirimkan 1 lamaran pekerjaan ke perusahaan manapun karena dirasa takut tidak bisa menjalankan tanggung jawab, berkomitmen(untuk teman yang saya beritahu bahwa saya pernah melamar pekerjaan, saya berbohong, saya minta maaf) . saya memilih diam seperti mobil yang menabrak pohon, padahal pohon tersebut tidak bergerak dari tempatnya(american ultra).
Bangun siang, makan banyak serta nonton tv kegiataan malas-malasan mengisi kekosongan waktu hal-hal bahagia yang setelahnya membuat diri merenung betapa bodohnya saat ini, sendiri tanpa bantuan, kemampuan tak setajam dulu mungkin hilang. Sempat berfikir untuk bunuh diri, tapi saya yakin akan ada jalan yang terbaik walaupun harapan merupakan sebuah ketidakpastian. Saya yakin tidak akan melakukan hal itu dan mungkin suatu saat hidup ini akan membaik dengan berusaha, namun percayalah teman apabila itu terjadi, saya sudah dibawah 0.